Warga Sukoyuwono Palaan, Antusias ikuti Pelatihan Membatik Jumput

Warga Sukoyuwono Palaan, Antusias ikuti Pelatihan Membatik Jumput

9 Mar 2019, 19.22
Loading...

Malang satu - Warga sukoyuwono Desa Palaan Ngajum antusias mengikuti pelatihan membatik yang dilaksanakan  oleh Mahasiswa unira malang , Sabtu 9/3/2019 bertempat di SD 2 Palaan.

Pelatihan tersebut diikuti oleh kurang lebih 22 orang ibu-ibu dari 11 RT yang ada di dusun Sukoyuwono desa Palaan.  Kegiatan pelatihan batik ikat/ jumput tersebut bertujuan untuk  meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menemukan alternatif solusi pengembangan ekonomi kerakyatan.
"Warga disini khususnya ibu-ibu sangat antusias mengikuti pelatihan membatik ini, kami berharap keterampilan membatik ini bisa jadi alternatif peningkatan ekonomi warga disini". Ujar Inda Nafisa Pelatih Yang juga mahasiswa unira

Dari Data yang didapatkan yang kita temukan bahwa hampir 80% warga dusun Sukoyuwono berprofesi menjadi buruh pabrik,  yang artinya bahwa mereka harus meninggalkan desa dan keluarganya untuk bekerja. Dan 20% sisanya adalah petani dan buruh tani. Praktis perputaran ekonomi di dusun Sukoyuwono sangatlah rendah. 
"Kondisi ini yang membuat kami berinisiatif untuk mencari solusi agar warga sukomulyo memiliki alternatif lain dalam mengembangkan perekonomiannya". Tambah Indah

Tujuan dari pelatihan ini diharapkan bahwa para peserta pelatihan batik mampu berdaya dalam hal ekonomi dengan keterampilan yang mereka miliki. 

Inda Nafisah yang juga pengerajin batik yang berasal desa semaksewu kecamatan Sumberpucung, menyampaikan bahwa batik adalah warisan budaya bangsa yang punya nilai jual di pasar dunia, 
"Hanya kita, bangsa Indonesia yang memiliki batik, bangsa lain tidak memiliki". Ujarnya

Kegiatan pelatihan ini merupakan program pengabdian mahasiswa unira, dimana Desa Palaan merupakan Laboratorium tri dharma bagi Unira Malang dan sebagai pilot projek Desa mandiri khaira ummah.(*)

TerPopuler