Warga Miskin di Tiga Kecamatan akan dapat Bantuan Ayam Ternak

Warga Miskin di Tiga Kecamatan akan dapat Bantuan Ayam Ternak

12 Mar 2019, 13.00
Loading...


Malang satu - Warga miskin ditiga kecamatan akan mendapatkan bantuan ayam ternak dari  kementrian pertanian, hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Malang Nurcahyo, ketika menerima kunjungan Kepala Pusvetma (Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian) Agung Suganda di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (12/3/2019).

Nurcahyo menyampaikan, paket program sejahtera dari kementrian pertanian tersebut bertujuan mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Malang. Sasaran Ketiga kecamatan tersebut adalah kecamatan Kepanjen, Gondanglegi dan Pagelaran. Ada 26 Desa yang akan jadi sasaran program ini dan 5.229 keluarga miskin.
"Kami targetkan penyerahan bantuan tersebut  rampung dan dapat diserahkan Juli mendatang, kemudian akan dilakukan pembinaan kepada keluarga yang mendapatkan bantuan". Jelasnya

Sedangkan Kepala Pusvetma, Agung Suganda menjelaskan Program paket sejahtera tersebut menurutnya merupakan program tindak lanjut dari amansh Perpres 69 tahun 2016 tentang pengentasan kemiskinan. 
"Kami berharap program ini mampu memberdayakan rumah tangga miskin di Kabupaten Malang". Ujarnya

Lebih lanjut Agung menjelaskan, bahwa Paket bantuan yang akan diberikan nanti  berupa ayam ternak, bibit perkebunan, dan lain sebagainya.
"Ayam ternak tersebut sebagai sumber peningakatan protein bagi keluarga miskin dan juga sebagai sumber pendapatan bagi keluarga miskin," terangnya

Kemudian Agung juga menyampaikan bahwa nantinya di Kabupaten Malang akan ada 5.229 rumah tangga miskin berbasis pertanian yang akan mendapat bantuan ayam ternak tersebut. Dari masing-masing rumah tangga miskin tersebut akan  mendapatkan 50 ekor ayam ternak, 150 kilogram pakan, paket vitamin dan disinfekta, serta bantuan uang tunai Rp 500 ribu untuk pembuatan kandang. 
"Nantinya bantuan ini akan diberikan dengsn menggunakan sistem padat karya tunai," jelasnya.

Agung berharap program ini segera kepada masyarakat, minimal sampai akhir maret. Proses selanjutnya adalah pendataan di lapangan dan verifikasi data. Proses terakhi  adalah pemberian bantuan, dan kemudian akan dilakukan evaluasi pasca penyerahan bantuan.
"Data sementara ini mengacu pada peraturan kementerian sosial dan basis data baku warga miskin. Kita akan lihat kembali apa data yang ada ini masih valid," paparnya 

Ketika disinggung terkait besaran rupiah yang akan dikucurkan dalam program ini, Agung menyampaikan jika platform masih belum ditentukan. Karena masih belum dalam tahap lelang.
Dengan adanya program ini diharapkan warga miskin dapat berdaya secara ekonomi.(*)

TerPopuler