Plt Bupati Buka Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa

Plt Bupati Buka Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa

12 Mar 2019, 13.30
Loading...


Malang satu - Plt Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM membuka Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Siskeudes Versi 2.0 tingkat Kabupaten Malang dengan tema "Pengelolaan Keuangan Pembangunan Desa yang Partisipatif, Transparan dan Akuntabel" yang bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (12/3) pagi
2019

Workshop  Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa yang dibuka Plt Bupati Malang Drs HM Sanusi MM diikuti oleh seluruh Kepala Desa se Kabupaten Malang.
Didepan ketua BPK RI, Plt Bupati Malang menyampaikan bahwa seluruh desa di Kabupaten Malang sudah menggunakan Aplikasi Siskeudes. 
"Alhamdulillah seluruh desa sudah menggunan siskuedes, sehingga mempermudah monitoring dan evaluasi dalam pengelolaan dana desa". Ujatnya

Kegiatan ini dihadiri oleh kepala BPKP RI, Dr Ardan Adiperdana AK MBA, sebagai salah satu nara sumber kegiatan workshop tersebut.  
Dalam paparannya kepala BPKP RI memberikan apresiasi kepada Kabupaten Malang yang telah terapkan aplikasi siskuedes.
"Patut kita apresiasi bahwa desa di Kabupaten Malang telah menerapkan aplikasi siskuedes, sesuai dengan laporan yang saya terima dan disampaikan Bapak Plt Bupati". Ujarnya

Dalam sambutanya, Kepala BPKP RI Dr Ardan Adiperdana AK MBA mengajak seluruh desa se Kabupaten Malang ikut mengevaluasi dan menyampaikan kekurangan dari penerapan aplikasi siskuedes tersebut.

Lebih lanjut, Dia menyampaikan bahwa keberhasilan desa di Kabupaten Malang ini dalam implementasi aplikasi siskuedes harus di contoh oleh desa-desa di seluruh Jawa Timur.
"Di Jawa Timur belum seluruh desa menerapkan aplikasi Siskeudes, Masih ada desa di beberapa daerah yang belum menerapkan Siskeudes ini," jelasnya.

Kepala BPK RI diakhir paparanya berpesan, bahwa seluruh penggunaan keuangan desa harus sesuai dengan perencanaan yang sudah disusun. Penggunaan dana desa harus dipertanggungjawabkan dengan menyusun laporan pertanggungjawaban.
"Dengan menggunakan aplikasi siskuedes ini penggunaan dana desa akan lebih transparan dan akuntabel, dan mempermudah dalam melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan melalui dana desa," tutupnya. (*)

TerPopuler