Masuk Wilayah Rawan Bencana, BPBD Kabupten Malang Perbanyak Desa Tangguh

Masuk Wilayah Rawan Bencana, BPBD Kabupten Malang Perbanyak Desa Tangguh

13 Mar 2019, 11.00
Loading...

Malang satu - Kabupaten Malang masuk wilayah rawan bencana, BPBD terus menambah desa tangguh bencana.
BPBD mendorong seluruh desa rawan bencana yang ada di wilayah Kabupaten Malang untuk menjadi Destana atau Desa Tangguh Bencana.

Kasi Pencegahan BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyampaikan hampir seluruh desa di Kabupaten Malang ini rentan terjadi bencana alam, sepeti banjir, longsor, gempa bumi hingga tsunami.
"Kabupaten Malang saat ini hanya ada 34 desa yang berstatus Destana. Jumlah ini masih sangat kurang, mengingat hampir seluruh desa rawan bencana, sehingga kami dari BPBD terus mendorong desa-desa untuk menjadi Desa tangguh bencana," ujarnya, Rabu (13/2/2019).

Sadono juga menjelaskan, bahwa dengan kondisi wilayah seperti Kabupaten Malang yang rawan dan rentan terjadinya bencana ini, seharusnya seluruh desa di Kabupaten Malang berstatus Destana.
"Seharusnya selutuh desa di Kabupaten Malang ini berstatus desa tangguh bencana, BPBD terus mendorong agar desa-desa terus berupaya meningkatkan status desanya menjadi destana". Jelasnya

Lebih lanjut dia menjelaskan, memang dalam prosesnya banyak hambatan terutama dalam hal pendanaan, APBD Kabupaten Malang terbatas sehingga harus dilakukan bertahap.
"Keterbatasan dana menjadi persoalan tersendiri sehingga BPBD melaksanakan program Destana ini dengan bertahap". Jelasnya

Pembentukan Destana  oleh BPBD Kabupaten Malang ini sudah dilakukan sejak tahun 2012,  sampai tahun 2019 ini baru menghasilkan 34 desa sebagai desa tangguh bencana. 
"Tentunya kami terus berupaya memaksimalkan program ini, sehingga nantinya lebih banyak lagi desa yang berstatus destana, tahun 2019 ini ada tiga program destana dari BPBD diantaranya desa Kedungsalam kecamatan Donomulyo, Desa Sidodadi Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Desa Sumberejo Kecamatan Poncokusumo ," urainya.

Sadono berharap partisipasi desa untuk ikut serta dalam program destana ini.
ada tiga katagori Destana. Yaitu Pratama, Madya dan Utama, kategori ini bisa  disesuaikan dengan kemampuan desa. pihak desa harus turut aktif dalam program ini.
"Kami dorong terus, terutama desa yg rawan bencana untuk berstatus desa tangguh bencana secara mandiri melalui penggunaan dana desa," terangnya.

Dia menjelaskan, bahwa aturan dari Kementerian Desa  PDTT, meperbolehkan menggunakan dana desa untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat dan kegiatan tanggap darurat.
"Salah satu alokasi dana desa, dalam perencanaannya bisa digunakan untuk pembentukan Destana ini," terangnya.

BPBD Kabupaten Malang berharap, desa dapat mengalokasikan anggarannya untuk pembentukan destana minimal kategori pratama, kalau bisa sampai pada kategori utama, karena hal ini sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam.
"Kalau desa sudah berstatus destana, maka ketika terjadi terjadi bencana di desa tersebut dia sudah mampu memberikan respon terlebih dahulu sebelum Tim dari BPBD datang untuk giat tanggap darurat,". Jelasnya (*)

TerPopuler