KH Anwar Iskandar, Ingatkan Prinsip Mabadi' Khaira Ummah, di Depan 2500 Kader PKPNU

KH Anwar Iskandar, Ingatkan Prinsip Mabadi' Khaira Ummah, di Depan 2500 Kader PKPNU

17 Mar 2019, 16.36
Loading...

Malang satu - KH. Anwar Iskandar turut hadir dalam Silatda II kader PKPNU yang dilaksanakan di Gedung Samanta Krida Unibraw, Minggu 17/3/2019. Dan memberikan tausiyah penguatan kepada seluruh kader yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut KH Anwar Iskandar mengingatkan kembali kepada selutuh kader penggerak NU terkait prinsip Mabadi' Khaira Ummah. 
Konsep Mabadi Khaira Ummah adalah gerakan pembentukan identitas dan karakter warga NU, melalui upaya penanaman nilai-nilai luhur yang digali dari paham keagamaan NU. 
"Nilai-nilai yang terkandung dalam paham keagamaan Nahdlatul Ulama itu demikian banyak, maka dipilihlah nilai-nilai yang dapat dijadikan prinsip-prinsip dasar (mabadi) sebagai langkah awal bagi pembentukan identitas dan karakter warga NU". Jelas Kyai Anwar

Lebih lanjut Kyai Anwar menjelaskan bahwa Gerakan Mabadi Khaira Ummah merupakan langkah awal dari pembentukan “ummat terbaik” yaitu suatu umat yang mampu melaksanakan tugas-tugas amar ma’ruf nahi munkar yang merupakan bagian terpenting dari kiprah NU, karena kedua sendi tersebut mutlak diperlukan untuk menopang terwujudnya tata kehidupan yang diridai Allah sesuai dengan cita-cita NU. 

Kyai Anwar mengingatkan kepada sekuruh kader penggerak yang hadir terkait salah satu butir atau prinsip yang terdapat didalam konsep Mabadi' Khaira Ummah yakni Atta'awun/tolong menolong.
"Attaawun/tolong-menolong  merupakan  sendi utama dalam tata kehidupan masyarakat, manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan pihak lain. Ta’awun berarti bersikap setiakawan, gotongroyong dalam kebaikan dan dan taqwa. Prinsip ini menghendaki kita saling tolong menolong terutama bagi sesama kader NU, sesama jamaah NU". Jelasnya

Kyai Anwar Melanjutkan bahwa hari ini ada kader NU yang mempunyai niat bsik dalam ikut menata pemerintahan dan negara ini, maka kader  NU lainnya harus ikut membantu sesuai dengan prinsip Attaawun.
"Jika ada kader NU duwe gae (punya hajat) maka kader NU lainya harus dan wajib membantu". Jelasnya

Lebih lanjut dalam arahannya, Kyai Anwar mengingatkan kepada seluruh kader penggerak NU, bahwa saat ini ada kelompok yang menjelek-jelekkan, menfitnah dan menzalimin Nahdlatul Ulama (NU). 
"Biapun  NU dizalimi dan difitnah, NU tak akan punah". Ujarnya

Menurut Kyai Anwar, meskipun NU didzalimi tak akan pernah punah, Malah akan besar. Karena NU di modali keikhlasan para ulama dan pemimpinnya.
"Di dunia maya banyak sekali ujaran kebencian, mengadudomba NU dan fitnah terhadap ulama NU bahkan mencaci perjuangan NU," katanya.

Kyai Anwar meminta warga NU jangan takut kepada siapapun. 
"Jangan takut kepada siapapun. Silahkan jelekkan NU. Semuanya akan berakhir dan musnah jika melawan dan memfitnah NU dan ulama NU," tegasnya.

Kyai Anwar menjelaskan, Sejak dulu para pendiri NU dan pejuang NU, selalu menjaga dan merawat Indonesia, serta Pancasila. Mulai dari Hadratus Syekh KH Hasyim As'yari dan KH Wahab Chasbullah dan ulama lainnya.

NU itu katanya, mempunyai tugas mndidik umat menjadi yang terbaik dalam segala sektor. Tegas Kyai Anwar

Silatda II PKPNU Kabupaten Malang ini dihadiri oleh 2500 kader penggerak NU Kabupaten Malang. Hadir dalam acara itu KH Anwar Iskandar, KH Abdus Salam Shohib, para ulama NU dan seluruh pengurus PCNU Kabupaten Malang. (*)

TerPopuler