Sumber Air Tertutup Proyek Plengsengan, Warga Karangploso Protes

Sumber Air Tertutup Proyek Plengsengan, Warga Karangploso Protes

5 Feb 2019, 01.09
Loading...

Malang Satu - Proyek pembangunan plengsengan sungai di Dusun Supiturang dan Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, di protes warga.

Menurut warga, pembangunan plengsengan tersebut menyebabkan tertutupnya sumber air, yang alirannya juga menuju sungai tersebut. Proyek pembangunan plengsengan itupun membuat warga melakukan aksi, Senin (4/2/2019).

"Bangunan itu ada di pinggir sumber. Masyarakat tidak setuju karena juga disitu dibangun perumahan. Disitu mata air untuk konsumsi, mandi dan mencuci. Kalau mata air itu diambil, Supiturang bisa kekeringan pak," kata salah satu warga Supiturang, Ponidi.

Lebih jauh, Ponidi menyampaikan, debit air dari sumber di sekitar proyek pembangunan tersebut kini kondisinya semakin menyusut. Menurut Ponidi, menyusutnya debit air itu karena banyaknya pohon yang ditebang untuk pembangunan plengsengan.

"Itu sudah ada sejak dulu. Kalau tidak dipertahankan, bagaimana nasib warga sini nanti," ujarnya.

Warga Supiturang juga mengeluhkan soal pihak pengembang perumahan yang diduga mencaplok tanah warga dalam pembangunan plengsengan sungai tersebut.

"Seandainya ini batas, kira-kira sudah melebihi sekitar 2 meter. Keluar dari batas tanah hak milik pengembang," terang Ponidi.

Di sisi lain, Sekretaris Kecamatan Karangploso, Supriyanto mengungkapkan, pihaknya bakal menampung aspirasi warga tersebut. Supriyanto menambahkan, pihak berupaya memfasilitasi warga yang keberatan dengan pembangunan plengsengan itu.

"Kita kan ya fasilitasi masyarakat, apa yang menjadi aspirasi warga, kita kan harus dampingi. Yang jelas sekarang sudah ada bangun plengsengan. Setelah kita cek belum ada IMB (izin mendirikan bangunan)-nya," pungkasnya. (yog)

TerPopuler