Soal Guru Cabul, Ini Kata Kadindik Kota Malang

Soal Guru Cabul, Ini Kata Kadindik Kota Malang

18 Feb 2019, 12.52
Loading...

Malang Satu – Usai demonstrasi ratusan masyarakat dari lintas generasi yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Tolak Kekerasan Seksual (AMTKS) di kantor Dinas Pendidikan Kota Malang, Senin (18/2/2019) hari ini, Zubaidah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, menyanggah lepas tangan dalam penanganan kasus pelecehan yang diduga dilakukan oknum guru olahraga, terhadap 20 siswanya di Sekolah Dasar Negeri Kauman 3.

"Dinas pendidikan sudah maksimal, berupaya sesuai peraturan yang berlaku. Yaitu sesuai PP no.53 tahun 2010 tentang ASN, Dinas pendidikan akan kawal kasus ini. Guru tersebut sudah dikenai sanksi,” terang Zubaidah di hadapan para pendemo.

Zubaidah mengaku, sejauh ini memang belum ada pemecatan pada oknum guru olahraga tersebut. Karena masih menanti hasil dari proses hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Hal inilah yang menuai kekecewaan ratusan massa aksi, yang menilai tidak ada tindakan tegas dengan segera memecat oknum guru tersebut.
"Tidak adanya sanksi berat kepada oknum guru inilah yang memantik emosi para keluarga korban. Dan tentunya masyarakat Kota Malang pasti menilai Polisi terkesan lamban dalam melakukan proses hukum,” ungkap Sri Wahyuningsih, Kordinator Aksi.

Atas permasalahan ini, Kadindik Kota Malang telah membuka layanan aduan bila terjadi kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan. Dan telah menyerukan keseluruh pihak sekolah di Kota Malang, untuk kooperatif melakukan pengawasan dan pelaporan bila terjadi hal serupa.

"Kita sudah tegaskan ke semua sekolah. Jangan ada kasus serupa terulang, kalau ada yg mau laporan lagi akan kita kawal,” tambah Zubaidah.

Sebagai informasi, kasus pencabulan oleh oknum guru kepada sejumlah siswanya ini mencuat pada pekan lalu. Salah satu korbannya sudah melapor ke Polres Malang Kota. Namun hingga kini, pihak terlapor belum juga dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. (aga)

TerPopuler