Sempat Terjadi 12 Kali Gempa Susulan di Kabupaten Malang

Sempat Terjadi 12 Kali Gempa Susulan di Kabupaten Malang

19 Feb 2019, 05.45
Loading...

Malang Satu – Kepala Stasiun Geofisika Karangkates, Kabupaten Malang, Musripan menjelaskan, gempa bumi tektonik terjadi pukul 02.30.26 WIB, Selasa (19/2/2019) di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa.

Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M= 5,9 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,6. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,67 LS dan 112,74 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 170 km arah selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur pada kedalaman 42 km.

“Gempabumi di selatan Kabupaten Malang ini, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi berkedalaman dangkal ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia,” terang Musripan.

Ia melanjutkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault). Sementara guncangan gempabumi ini, dilaporkan atau dirasakan di daerah Lumajang, Malang ,Blitar, Karangkates III - IV MMI, Sawahan III MMI , Kuta, Nusa Dua II-III MMI .
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami. Sampai pukul 03.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sebanyak 12 kali.  Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” Musripan mengakhiri. (yog)

TerPopuler