Begini Syarat Pindah Memilih dalam Pilpres 2019

Begini Syarat Pindah Memilih dalam Pilpres 2019

13 Feb 2019, 16.59
Loading...
Malang Satu – KPU Kabupaten Malang menggelar layanan pindah memilih. Pelayanan ini, untuk memudahkan seseorang menggunakan hak pilihnya dari tempat asal menuju daerah yang menjadi tujuan bagi pemilih.

Bertempat di Aula Bhayangkari Polres Malang, Ketua KPU Kabupaten Malang, Rabu (13/2/2019) siang ini memberikan pengarahan bagi puluhan istri Anggota Polres Malang dalam hal Pelayanan Pindah Memilih ini.

Menurut Santoko, pengarahan hari ini sekaligus jemput bola yang dilakukan KPU untuk melayani pemilih dari daerah asal ke tempat yang dituju yakni Kabupaten Malang. Para istri anggota Polisi yang punya hak pilih dalam Pemilu dan Pilpres 2019 ini, diberi pemahaman menggunakan form A5.

“Pelayanan pindah memilih ini kita lakukan secara bertahap sampai tanggal 17 Februari 2019 mendatang. Jadi untuk kategori pemilih tambahan adalah, mereka yang memiliki hak pilih tapi tidak memilih di daerah asal. Dan maksud A5 yakni, surat pindah memilih. Hari ini kita beri pelayanan A5 bagi puluhan ibu-ibu Bhayangkari yang punya hak pilih,” tegas Santoko, Rabu (13/2/2019).

Santoko membeberkan, pelayanan A5 juga bisa diurus di PPS asal para pemilih atau di KPU Kota/Kabupaten tempat pemilih terdaftar. Syaratnya, harus sudah masuk daftar pemilih tetap (DPT). Bagi yang belum masuk DPT, KPU tidak bisa melayani.

“Apakah kita sudah masuk di DPT, bisa dicek langsung melalui website resmi KPU. Kalaupun belum masuk DPT, bisa memberikan hak pilihnya di daerah asal dengan mendaftar sebagai pemilih khusus. Jam mencoblos bago pemilih khusus ini Cuma satu jam saja pada pukul 12.00 wib sampai pukul 13.00 wib. Satu jam disediakan bagi pemilih khusus,” tegas Santoko.

Dalam pertemuan hari ini, KPU selalu lembaga penyelenggara siap membuka pelayanan bagi pemilih tambahan. “Hari ini kita buka layanan A5 untuk mempercepat proses. Termasuk pagi tadi kami juga melayani 33 mahasiswa asal Samarinda yang menempuh pendidikan di Kabupaten Malang untuk memperoleh A5 ini,” urai Santoko.

Santoko menambahkan, secara normatif pelayanan pindah memilih dibuka sampai 17 Februari 2019. “Apakah diperpanjang, tentunya kami menunggu surat edaran resmi dari KPU Pusat. Intinya kami memudahkan pemilih untuk menggunakan hak pilihnya. Untuk besok kami juga melayani pindah memilih bagi 800 mahasiswa STTP di Singosari dan Lawang,” Santoko mengakhiri. (yog)

TerPopuler