Batu Besar Runtuh, Jalan Desa Klepu Terganggu

Batu Besar Runtuh, Jalan Desa Klepu Terganggu

14 Feb 2019, 18.19
Loading...
Malang Satu – Sebuah batu berukuran besar tiba-tiba runtuh dari atas bukit pegunungan Kendeng, Kabupaten Malang. Akibat kejadian ini, akses jalan desa menjadi terganggu, Kamis (14/2/2019).

Hal itu disebabkan jatuhnya batu berukuran besar itu, menutup seluruh jalan Dusun Sumbergentong, Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Akses jalan pun lumpuh. Tertutupnya jalan membuat warga berupaya menyingkirkan batu. Namun, besarnya batu membuat warga kesulitan menyingkirkannya.

Menurut Toyib, Kasun Sumbergentong menjelaskan, runtuhnya batu sebesar rumah itu akibat hujan deras seminggu lalu. Sehingga, lapisan tanah di bukit berketinggian 25 meter itu longsor.

“Akibat lapisan tanah itu terbawa arus air, sehingga batu penahan disitu runtuh. Kondisi itu sempat  berdampak pada warga pengguna jalan alternatif menuju pasar Dampit.Mereka harus memutar  lewat Desa Gedog, Kecamatan Turen, dengan jarak tempuh sekitar 27 kilometer,” kata Toyib.
Guna mengevakuasi batu seberat lebih dari 50 ton ini, pihaknya segera ambil langkah dengan menggerakkan warga dengan cara kerja bakti. "Misalkan jalan disitu mulus seperti ditempat lain, jarak tempuh menuju pasar Dampit hanya butuh waktu 15 menit. Dengan kondisi seperti sekarang, untuk menjual hasil bumi ke pasar Dampit harus makan waktu selama 2 jam. Karena pengguna jalan yang tertutup baru harus putar  lewat desa Gedog. Kami minta Pemkab Malang serius dan memperhatikannya,” tegas Toyib.

Sementara itu, Syamsul, salah satu warga Dusun Sumbergentong menjelaskan, akibat runtuhnya batu besar ini menjadikan warga dusun setempat resah. Kata Syamsul, jalan alternatif  ini satu-satunya bagi  warga  berlalu-lintas menjual hasil bumi mereka ke pasar Dampit.

Terpisah, Suwanto, Kepala Desa Klepu menambahkan, kondisi jalan di Dusun Sumbergentong saat ini sangat berdampak bagi kelancaran perekonomian warga desa Klepu. Dimana dampak berikutnya, juga dirasakan langsung oleh warga desa tetangga seperti, Sekarbanyu, Ringinkembar, Tegalrejo bahkan Desa Tambakasri di wilayah Malang bagian Selatan.

“Ini jalan utama bagi warga desa. Pemkab harus turun tangan. Semoga ada program dari pemerintah daerah untuk membangun plengsengan termasuk rabat betton,” pungkasnya. (yog)

TerPopuler