12 Tahun Tak Ada Kabar, TKW Ini Akhirnya Ditemukan

12 Tahun Tak Ada Kabar, TKW Ini Akhirnya Ditemukan

13 Feb 2019, 18.44
Loading...
Malang Satu – Seorang tenaga kerja wanita asal Kota Malang yang sempat hilang kontak selama 12 Tahun dengan keluarganya, kini berhasil diketahui keberadaannya di Yordania.

Keluargapun mengaku, sang TKW tidak mendapatkan hak dan gaji sesuai kontrakannya dengan sang majikan ditempatnya bekerja. Keluh kesah ini diungkap Keluarga Diah Anggraeni, saat ditemui dirumahnya di Jalan R E Martadinata, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Rabu (13/2/2019).

Menurut Windi Asriati, salah satu kerabat korban, kakaknya berangkat untuk bekerja ke luar negeri sebagai TKW pada 2016 silam. Dikarenakan faktor ekonomi keluarga pasca ditinggal ayah dan suaminya meninggal.

Diah terpaksa harus menjadi tulang punggung bagi kesembilan adiknya. "Dia ninggal (berangkat mencari kerja) karena keadaan ekonomi. Memikirkan adiknya. Setelah 40 hari bapaknya meninggal, dia berangkat,” ujarnya.

Sejak bekerja di Amman, Yordania, Diah sang kakak tidak pernah melakukan kontak dengan keluarganya di Indonesia. Tercatat selama 12 tahun berada di Yordania, Diah hanya melakukan kontak melalui sambungan telepon sebanyak 4 kali kepada keluarganya.

Akhirnya, baru akhir tahun lalu, pihak keluarga mendapatkan angin segar tentang kabar Diah. Pihak keluarga mendapatkan kabar dari Kedutaan Besar Republik Indonesia yang mengabarkan jika Diah, baru saja kabur dari majikannya.

"Desember 2018 dikabari KBRI. Saya dapat kabar dari kelurahan," terang anak ke-6 dari 9 bersaudara itu. Menurut kabar dari KBRI di Yordania, Diah juga melaporkan bahwa majikannya juga tidak memberikan hak gajinya. Dan masih menunggak sebesar 9000 dollar Amerika.

Belakangan diketahui, bahwa Diah berangkat menjadi TKW ke Yordania, secara illegal melalui PT Safina Daha Jaya. Atas kejadian ini, pihak Pemerintahan Kota Malang melalui Wakil Walikota, Sofyan EDI Jarwoko akan memperketat prosedur Badan penyalur tenaga kerja agar tidak ada lagi kasus serupa.

"Kita perketat lagi perizinan penyalur tenaga kerja agar tidak ada lagi pemberangkatan secara ilegal,” ungkap Wawali Malang.

Dari informasi yang didapat, Diah rencananya akan segera dipulangkan, pada bulan Februari ini. Dikarenakan, masih menunggu kelengkapan dokumen keimigrasian serta pengurusan tunggakan gaji yang belum dibayarkan oleh majikannya. (aga)

TerPopuler