Sejahtera Melalui Kemandirian Perempuan Dalam Koperasi

Sejahtera Melalui Kemandirian Perempuan Dalam Koperasi

26 Jan 2019, 17.46
Loading...

Malang Satu - Program bincang bertema Kemandirian Perempuan melalu Koperasi, digelar Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang, Sabtu (26/1/2019) di Aula KH.Mohammad Said.

Hadir dalam bincang tersebut tokoh perempuan sekaligus Ketua Koperasi Wanita Malang “Setia Budi Wanita”, Sri Untari. Selain Untari, dalam talkshow itu juga dihadiri Tanti Widiya, wanita karir sekaligus Vice Presiden Direktur PT Graha Agung Perkasa Group. Tanti juga pernah menjabat Kepala Cabang Bank Jatim Syariah. Serta, Psikolog dari UNIRA Malang, Lutfiathus Zahro.


Kara Sri Untari, dirinya sudah mengembangkan koperasi SBW sehingga sampai hari ini, memiliki hampir 10 ribu anggota se Malang Raya. Dan mayoritas perempuan.

“Koperasi SBW memiliki visi pemberdayaan ekonomi sosial budaya. Melalui sistem tanggung renteng, untuk mengangkat harkat, derajat dan martabat seluruh anggota,” terang Untari.

Menurutnya, kesejahteraan anggota dengan profesionalisme, mewujudkan perempuan yang mandiri, berkualitas dan berintegritas.

“Misi kami melalui SBW bisa menjadi tempat belajar aplikasi sistem tanggung renteng dan perkoperasian. Melaksanakan pendidikan, pelatihan, pengembangan sumber daya manusia anggota secara terencana dan berkelanjutan,” urainya.

Untari melanjutkan, koperasi SBW juga melaksanakan kaderisasi kepemimpinan di koperasi secara bertahap dan sistematis. Melaksanakan penerapan manajemen koperasi berdasar nilai-nilai koperasi (value based cooperative management). Memberikan pelayanan prima kepada anggota dan masyarakat. Melakukan penggalian potensi ekonomi produktif anggota untuk mengembangkan usahanya dan usaha koperasi. Dan juga meelakukan jaringan kerja antar anggota dan antar koperasi guna meningkatkan pelayanan.

“Kami juga melakukan penghimpunan, pengelolaan, dan penyaluran dana anggota dan masyarakat dengan tepat sasaran. Serta meningkatkan program KPPK sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat. Dengan visi misi tersebut menjadikan koperasi SBW menjadi koperasi terbesar di Malang. Dan menjadi panduan serta semangat bagi seluruh pengurusnya,” beber Untari.

Selain menjelaskan perjalanan dan perkembangan Koperasi SBW,  Untari juga memberikan semangat kepada uadien yang  mayoritas mahasiswa Unira. Bahwa, menjadi perempuan tidak harus minder dan merasa berbeda dengan kaum laki-laki. “Perempuan juga bisa melakukan peran-peran laki-laki dan setara dengan laki-laki,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Tanti Widia menerangkan, para perempuan untuk tidak takut berkarir dan mencoba hal baru. Berkarir bagi perempuan adalah sesuatu yang sangat istimewa serta jangan takut untuk gagal.

Hal sama juga dijelaskan edang Lutfhiatus Zahr. “Perempuan mandiri dari perspektif psikologi dimana ketika perempuan mandiri, adalah sesuatu yang wajar dan memang seharusnya begitu,” kata Zahro.

Terpisah, Rektor UNIRA Malang, Hasan Abadi menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi dan mendorong kesetaraan perempuan. “Perempuan harus mandiri dan menjadi penggerak kemajuan bangsa,” pungkasnya. (yog)

TerPopuler