Polres Malang Kenalkan Millenial Road Safety Festival Lewat Terjun Payung

Polres Malang Kenalkan Millenial Road Safety Festival Lewat Terjun Payung

16 Jan 2019, 14.06
Loading...

Malang Satu - Meski mendung bergelayut, tak menyurutkan Prajurit Detasemen Matra 2 Paskhas Lanud Abdulrachman Saleh, memunjukkan aksinya dalam Terjun Freefall di lapangan Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (16/1/2019).

Aksi terjun freefall tersebut, bagian dari perkenalan Polres Malang akan program Millenial Road Safety Festival tahun ini.

Terdapat 18 penerjun yang unjuk gigi pada Millenial Road Safety Festival hari ini. Dipimpin oleh Wakil Komandan Detasemen Matra 2 Paskhas, Mayor Pas Jhon H Siregar, seeluruh penerjun diangkut menggunakan pesawat Hercules A-1335 dengan pilot Letkol Pnb Taufik dari Skadron 32 Lanud Abd Saleh.
Terjun dari ketinggian 10.000 kaki itu, sejumlah penerjun mendarat dengan mulus di titik koordinat lapangan Desa Bakalan. Sementara tiga penerjun mendarat di luar titik koordinat. Sedang satu penerjun, parasutnya tersangkut di pepohonan sekitar lapangan.

Wakil Komandan Detasemen Matra 2 Paskhas, Mayor Pas Jhon H Siregar menjelaskan, faktor angin menjadi sebab tiga orang penerjun tidak dapat mendarat tepat pada titik koordinat.

"Tadi faktor angin ya, kalau personil aman semua. Kalau cuaca tadi bagus, cuma angin memang agak kencang, sekitar 13 knot," terang Jhon.

Di sisi lain, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, program Millenial Road Safety Festival tersebut serentak dijalankan di seluruh Indonesia.

"Itu program nasional, dicanangkan oleh Korlantas dan Polri untuk menggaet kaum millenial agar jadi pelopor keselamatan lalu lintas. Hari ini menggandeng teman-teman dari Paskhas TNI AU untuk memberikan hiburan pada masyarakat sekaligus memberikan pesan-pesan terkait keselamatan lalu lintas itu," ucap Ujung.

Ujung membeberkan, aksi terjun freefall dipilih untuk memperkenalkan program tersebut karena dinilai unik dan dapat menyedot animo masyarakat.

"Terjun payung ini kan unik ya. Kita juga tahu tadi, masyarakat senang sekali, mungkin seumur hidup belum pernah lihat secara langsung dengan mata kepala sendiri proses terjun mulai dari pesawat hingga ke bawah," pungkas Ujung. (yog)

TerPopuler