Pemkab Malang 11 Kali Raih Piala Adipura

Pemkab Malang 11 Kali Raih Piala Adipura

14 Jan 2019, 17.06
Loading...

Malang Satu - Piala Adipura kategori kota kecil untuk Kota Kepanjen, sudah diterima Wakil Bupati Malang, HM. Sanusi, Senin (14/1/2019) siang ini. Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tersebut, diserahkan langsung Wakil Presiden, Jusuf Kalla di Auditorium Dr. Soedjarwo, Manggala Wanabakti, Jakarta.

Rencananya, Selasa (15/1/2019) esok, Piala Adipura kesebelas yang diperoleh secara beruntun ini, akan mendarat di Bumi Arema. Selanjutnya bersama-sama, Piala Adipura akan dibawa menuju Pendopo Kabupaten Malang, di Jalan Panji, Kepanjen.

"Saya landing di Bandara Abd Saleh sekitar pukul 08.00, membawa Piala Adipura. Kemudian bersama-sama dibawa ke Pendopo Kepanjen oleh Muspika, dan diterima oleh Sekda," ungkap Wakil Bupati Malang sekaligus pelaksana tugas Bupati, HM. Sanusi.

Adipura merupakan program pemerintah pusat dalam mendorong implementasi kebijakan lingkungan dengan sejumlah pendekatan. Mulai pendekatan wilayah, pendekatan implementasi kebijakan persampahan, dan pendekatan implementasi penghijauan. Dan salah satu penilaiannya, adalah tentang pengelolaan sampah.

Dimana target nasional, adalah pengurangan sampah 30 persen dan penanganan sampah 70 persen pada tahun 2025. Termasuk upaya mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah secara terpadu mulai dari hulu sampai hilir di setiap kabupaten/kota.

"Prinsip utama penerapan Adipura yaitu sejauh mana peran aktif masyarakat dalam peningkatan pemahaman dan kesadaran sebagai kunci perubahan perilaku. Termasuk terpasangnya sistem pengelolaan sampah dengan basis sistem teruji dan data yang akurat terverifikasi, serta pemenuhan ruang terbuka hijau sesuai dipersyaratkan peraturan dan undang-undang," beber Sanusi.

Dengan raihan prestasi bergengsi di bidang kebersihan itu, Sanusi mengaku sangat bersyukur. Prestasi tersebut diraih setelah upaya pengelolaan lingkungan dan sampah mendapat poin lebih dari kementerian.

"Prestasi sebelas kali berturut-turut dalam pengolahan lingkungan hidup ini, karena kerja keras dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat dan berbagai pihak yang peduli lingkungan. Terlebih, memperkuat daya dukung lingkungan hidup merupakan bagian dari tiga strategi umum pembangunan oleh Pemkab Malang," terangnya.

Demi mempertahankan prestasi Adipura, banyak proses yang dilalui Dinas Lingkungan Hidup. Diantaranya, mendirikan bank sampah di setiap desa. Mengajak masyarakat mengelola sampah secara mandiri. Termasuk pengolahan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dan Tempat Penampungan Akhir (TPA) berbasis Edukasi dan Wisata.

Selain itu juga ada 60 titik pantau kota bersih, hijau dan teduh, berada di sekolah, pasar, perkantoran, ruang publik dan TPA.

Bahkan, Kabupaten Malang memastikan diri sebagai daerah percontohan dalam pengelolaan sampah terbaik skala nasional. Seperti di TPA Wisata Edukasi Talangagung, Kepanjen yang menjadi ruang belajar dalam pengelolaan sampah menjadi gas methane sebagai sumber bahan bakar masyarakat.  (yog)

TerPopuler