Macan Tutul Diduga Gigit 12 Rusa Coban Jahe

Macan Tutul Diduga Gigit 12 Rusa Coban Jahe

21 Jan 2019, 13.23
Loading...

Malang Satu - Tewasnya Belasan Rusa di Coban Jahe, Minggu (20/1/2019) pagi,  diduga kuat akibat gigitan kucing besar pemakan daging atau karnivora.

12 ekor rusa tutul ditemukan mati dan 2 rusa lainnya hilang di tempat wisata Coban Jahe. Kanitreskirm Polsek Jabung, Bripka Tatag Ari Martanto, menjelaskan dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya bersama Dokter Hewan, drh. Arifin Wibisono, ditemukan fakta bahwa penyebab kematian belasa rusa tersebut adalah karena digigit hewan karnivora jenis kucing.

"Menurut hasil pemeriksaan dengan dokter forensik hewan. Rusa yang mati ada luka taring di leher. Disimpulkan dari hewan karnivora jenis kucing. Diduga itu kemungkinan macan kumbang atau macan tutul," terang Tatag, Senin (21/1/2019) siang.

Tatag menambahkan, kejadian ini pertama kali terjadi di area Coban Jahe. Ia menduga turunnya hewan buas tersebut karena sedang membutuhkan makan. Terlebih pada saat kurun waktu bulan Agustus dan Oktober merupakan masa kawin bagi para binatang buas. Sehingga, pada saat mengandung para hewan buas tersebut pergi mencari makan.

"Mereka akhirnya butuh makan dan sampai turun ke area Coban Jahe. Mungkin ya susah cari makan," imbuh Tatag.

Tatag juga menerangkan, 2 rusa yang hilang tersebut diduga sudah dibawa para hewan buas untuk dimakan. Kemungkinan hewan karnivora tersebut sebanyak lebih dari 3 ekor. Usai penyelidikan, belasan rusa yang mati itu langsung dikubur tak jauh dari lokasi.

"Kami menduga hewan karnivora pemakan itu sebanyak lebih dari 3 ekor. Hewan rusa tutul yang  ditangkar sebanyak 14 ekor, kondisinya 12 ekor mati dan 2 ekor hilang. Rusa yang hilang ini sepertinya sudah dibawa oleh para hewan buas" jelas Tatag.

Sementara, Agung Siswoyo selaku Fungional Pengendali Ekosistem Hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menjelaskan, kawasan TNBTS merupakan habitat dari hewan karnivora macan tutul.

"TNBTS adalah habitat dari macan tutul yang dilindungi. Berdasarkan camera trap, populasinya 15 ekor lebih," pungkas Agung. (yog)

TerPopuler