Karyawati Indomaret Diduga Jadi Korban Jambret

Karyawati Indomaret Diduga Jadi Korban Jambret

30 Jan 2019, 14.43
Loading...

Malang Satu - Aksi jambret di Kabupaten Malang mebuat seorang karyawati Indomaret terluka, Selasa (29/1) malam. Saat kejadian, korban sedang melintas di Jalan Raya Panglima Sudirman, Kepanjen, Kabupaten Malang, sepulang dari bekerja. Motor korban dipepet oleh dua orang pelaku jambret.

Meski tidak ada barang berharga yang hilang, tas milik korban yang diincar, gagal dijarah pelaku. Namun, korban harus dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka-luka setelah terjatuh dari motor.

Kejadian jambret inipun, langsung menjadi viral di media sosial Facebook Komunitas Peduli Malang (KPM). Setelah kejadiannya diposting oleh pemilik akun Sunan Ali Ramadhani. Siapa identitas korban, masih belum diketahui.

"Kejadian mambengi lurd koncoku ning dilem kepanjen.. Sing ati ati lurd terutama cewek lak perjalanan bengi.. Mohon doa ne mugi mugi si korban gak apa apa dan pelaku cepat ditemukan," tulis Sunan Ali Ramadhani.

Dalam postingannya, Sunan Ali Ramadhani, juga menyertakan foto korban ketika dirawat di rumah sakit. Pada foto diberi keterangan bahwa wanita yang terbaring di atas tempat tidur adalah korban jambret. Kejadiannya sekitar pukul 00.00 ketika baru pulang bekerja.

"Kronologi, di buntuti dr belakang dari pom Pepen, sampai balai desa dilem tas ditarik oleh pelaku tp tidak berhasil. Karena jengkel sepeda motor korban ditendang personil jatuh dan pelaku kabur," keterangan fotonya.

Menanggapi peristiwa ini, Kanitreskrim Polsek Kepanjen, Iptu Supriyadi, mengaku masih belum mendapat laporan. Namun demikian, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk mengecek kebenarannya.

Berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian, masih belum dipastikan apakah korban menjadi korban percobaan jambret, atau karena kecelakaan. Tetapi dipastikan bahwa barang berharga korban tidak ada yang hilang.

"Kami masih menyelidiki identitas korban. Karena saksi di sekitar lokasi tidak ada yang mengetahui atau mengenal identitas korban," beber  Supriyadi. (yog)

TerPopuler