Grace Natalie Sobek Amplop Coklat Di Gedung Dewan

Grace Natalie Sobek Amplop Coklat Di Gedung Dewan

28 Jan 2019, 12.09
Loading...

Malang Satu - Kampanye wakil rakyat yang bersih dari praktek korupsi, terus didengungkan partai pendatang baru dalam pemilu 2019 ini. Melalui Ketua Umum, Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Grace Natalie, datang ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Malang. Pada senin, (28/1/2019).

Dengan membawa amplop coklat bertuliskan suap. Ketum PSI ini mengajak masyarakat untuk memilih para caleg yang memegang komitmen menolak segala bentuk praktek korupsi.

Dalam aksi singkatnya di gedung DPRD Kota Malang ini, PSI secara khusus, mengkritisi kasus korupsi berjamaah yang menimpa 41 anggota DPRD Kota Malang beberapa waktu yang lalu tersebut.

"Kita masih ingat ketika 41 anggota DPRD Kota Malang yang ditangkap KPK. Kapan kita mau menghentikan hal seperti ini, PSI berniat untuk menghilangkan praktek pengumpulan amplop-amplop coklat di DPR yang kemudian menggiring kepada korupsi," ungkapnya.

Ia menilai, pentingnya kebersamaan dari berbagai elemen untuk memberantas korupsi.  Mulai dari yang terkecil. Sebab sikap toleransi pada korupsi kecil justru akan membuka jalan pada korupsi besar. Ia berharap kasus korupsi berjamaah DPRD Kota Malang tidak terjadi di tempat lain.

"Membiarkan korupsi kecil sama saja membiarkan korupsi besar terjadi. Tidak ada korupsi kecil atau besar, intinya korupsi itu pencurian, menghilangkan hak rakyat," tuturnya.

Guna membentengi kadernya dalam godaan praktek korupsi.  Ia mengungkapkan bahwa PSI, telah melakukan  seleksi calon legislatif. Proses selesai caleg PSI dilakukan secara transparan dan melibatkan tim independen. Sebagai bentuk keterbukaan terkait komitmen legislatif yang bersih.

"Karena tidak mungkin kita bisa memiliki wakil rakyat yang bekerja dengan baik kalau proses seleksinya saja sudah tidak  jelas. Yang kami lakukan PSI ada proses seleksi yang transparan semua orang bisa melihat. Bahkan ada panitia seleksi yang independen ketika proses seleksi dilakukan,melibatkan masyarakat dengan media sosial," ungkap Grace.

Ia menambahkan, jika nanti ada caleg PSI yang terpilih, mulai dari tingkat DPR RI hingga DPRD akan ada mekanisme laporan legislatif ke publik. Mereka wajib melaporkan ke publik hasil kerjanya setiap hari.

"Jika membahas draft RUU atau perda, harus dilaporkan apa yang dibahas, mana yang masih perlu ditelaah lebih lanjut, mana yang harus dicoret. Dengan demikian, kita bisa dapat kronologi orang ketika membahas undang-undang. Dia harus bisa mempertanggungjawabkan berujung pada pilihan yang mana," imbuhnya.

Diakhir aksinya, sebagai simbol perlawanan terhadap tindak korupsi dan praktek-praktek penerimaan uang pelicin kepada anggota legislatif. Grace Natalie berserta sejumlah kader partai. Melakukan perobekan terhadap amplop-amplop yang disimbolkan sebagai tindak korupsi.

Dalam kunjungannya di Malang. Mantan penyiar televisi ini, diagendakan mengunjungi sejumlah lokasi. Seperti pasar klojen Kota Malang, Kawasan wisata kampung warna warni. Dan menemui sejumlah tokoh masyarakat. (aga)

TerPopuler