Bawaslu Desak Tabloid Indonesia Barokah Diamankan

Bawaslu Desak Tabloid Indonesia Barokah Diamankan

25 Jan 2019, 17.15
Loading...

Malang Satu - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten, meminta pihak Kantor Pos Cabang Kepanjen, Kabupaten Malang supaya menahan jika ada kiriman tabloid "Indonesia Barokah", Jumat (25/1/2019).

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva mengatakan, pihaknya telah mengimbau pihak Kantor Pos Cabang Kepanjen untuk tidak menyebarkan kiriman tabloid Indonesia Barokah.

"Saya secara lisan sudah mengimbau pihak pos Cabang Kepanjen, agar tidak menyebarkan tabloid itu," ungkapnya.

Kata George, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan puhak kepolisian dimana Polres Malang untuk menghentikan penyebaran tabloid tersebut.

"Berdasarkan hasil koordinasi pihak terkait, ternyata ada pengiriman tabloid itu, untuk jumlahnya saya tidak tahu, karena bukan ranah saya, yang jelas ada," jelasnya.

George menjelaskan, untuk tabloid "Indonesia Barokah" yang sudah terlanjur dikirimkan ke kecamatan-kecamatan, Bawaslu Kabupaten Malang telah berkoordinasi dengan Polres Malang dan Kantor Pos supaya menarik kembali dan menyita tabloid tersebut.

"Kantor Pos sudah mengintruksikan supaya menarik tabloid itu yang telah terkirim di setiap Kecamatan," bebernya.

Namun, tambah George, jika ada masyarakat yang menemukan tabloid "Indonesia Barokah", diimbau supaya segera menyerahkannya ke pihak kepolisian terdekat atau ke Panwaslu tingkat kecamatan. Sebab, isi tabloid tersebut dianggap berbahaya.

"Kami juga belum membaca semua isi tabloid itu, tapi disinyalir ada propaganda dalam tabloid itu," pungkasnya. (yog)

TerPopuler