Ajak Memasak, Cara Hindarkan Anak Kecanduan Gadget

Ajak Memasak, Cara Hindarkan Anak Kecanduan Gadget

18 Jan 2019, 22.11
Loading...

Malang Satu - Semakin berkembangnya piranti tekhnologi saat ini. Tentunya juga mengakibatkan perubahan cara hidup pada manusia. Tidak terkecuali bagi anak-anak di usia belia. Tak heran, kini mereka bertumbuh kembang dengan era yang identik dengan smartphone. Yang banyak membuat anak-anak di usia belia kecanduan memainkan isi gadget dibanding bermain dan beraktifitas sosial dengan sebayanya.

Dari keprihatinan ini, membuat sejumlah pelaku kreatif di Kota Malang, yang tergabung dalam Ngalup Co-Working Space. membuka kelas memasak bagi anak-anak, dengan kisaran usia 5 hingga 10 tahun. Sebagai salah satu metode pembelajaran bagi anak-anak untuk tidak saja asyik memainkan dawai pintarnya, yang dinilai memiliki efek anti sosial bagi anak-anak di usia belia.

Seperti yang nampak, pada aktifitas kelas memasak yang bertempat di Jl. Sudimoro, Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang ini. Kali ini para anak-anak diajarkan membuat kudapan asal negara jepang, yaitu Sushi. Dan meninggalkan aktifitas bermain game atau menonton tayangan YouTube di gadget seperti yang biasa mereka lakukan.

Menurut Andina Paramita, penggagas acara. Kegiatan yang rutin dilakukan Ngalup Co-working Space ini. Dimaksudkan menitik beratkan pada upaya peningkatan kreatifitas pada anak serta pembelajaran peningkatan kepercayaan diri anak, dengan  melakukan sosialisasi pada lingkungan sekitarnya.

"Kegiatan ini, untuk menciptakan daya kreatif anak. Serta agar anak mampu meningkatkan rasa percaya dirinya. Serta menjauhkan mereka dari pengaruh buruk perangkat elektronik, khususnya penggunaan Gadget." Imbuhnya.

Meski nampak berantakan, namun anak-anak yang rata-rata duduk di bangku taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar tersebut sangat antusias mengikuti arahan seorang koki. Selama 2 jam lamanya, kelas ini mengajarkan anak-anak untuk berkreasi membuat kudapan Sushi yang terdiri dari nasi putih, keju dan sosis ini. Dengan didampingi para orangtuanya.

"Asyik sekali bisa bikin kreasi sendiri shusinya. Nanti kalau udah bisa buatnya. Bisa buat bekal ke sekolah." Ujar Rayasa, salah satu peserta kelas memasak.

Anda tertarik  mendaftarkan anak-anak anda ? Nantinya juga tak hanya kelas memasak saja, yang bisa menjadi wadah penumbuhan kreatifitas anak. Namun kelas menggambar hingga public speaking disediakan. (aga)

TerPopuler